Minggu, 24 Juni 2012

DAHULUKAN DIRI SEBELUM ORANG LAIN



Kuingin menasihati diriku diriku sebelum menasihati orang lain
Kuingin mengolok-olok diriku sebelum mengolok-olok orang lain
Kuingin menampar diriku sebelum menampar orang lain
Kuingin mengoreksi diriku sebelum menuduh orang lain berbuat salah
Pokoknya, Kuingin menertawakan semua hal ttg diriku sebelum menertawakan orang lain
Agar semua itu menjadi nasihat bagi diriku seraya menyadari 
 bahwa betapa sakitnya semua itu 
 jika orang lain melakukannya pada diriku.
Akhirnya Aku kan menjadi mursyid buat diriku bukan buat orang lain.

      (Muhammad Nasri Abduh, Juni 2012)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar