Selasa, 22 Maret 2011
Doa TUlus dari Ki Dewa H. Bahar
Ya Tuhanku berilah aku keturunan yang baik dari sisimu sesungguhnya Engkau Maha mendengar doa hambamu. Ya Tuhan janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri tanpa keturunan dan engkaulan ahli waris yg baik. amin.. amin.. amin..
(baca Nak sesudah Magrib bsk, Tgl. 23 Maret 2011)
(Ki' Dewa H. Bahar)
Kamis, 17 Maret 2011
MeRpaTi...
Episode I (satu) ….
Kurang lebh dua bulan yang lalu. Seekor merpati terdampar di negriku. Ia datang dr wilayah seberang. tubuhnya lemas dan matanya sayup krn krg tidur. Ia hampir sj pingsan.
Kuputuskan untuk memelihaaranya. Hari berganti.., kucoba curahkan seluruh perhatianku ntuknya.. Kuberikan separuh nafasku. Kuharap kelak ia bs hidup bahagia.
Jarum jam tanganku berjalan terus, waktu berganti, bulan sabit telah menjadi Purnama. Tak terasa kesehatannya mulai pulih. Sesekali ia mengepakkan sayapnya yang putih di atas pundakku, seolah ia ingin berbisik “makacy ka’ tlah merawatku..!”.
Kurang lebih setengah bulan kucoba mendekatinya, ia bicara banyak hal tentang keluaga dan masalah pribadinya. Tutur katanya halus, akalnya begitu cemerlang. Bentuk paruhnya sangat indah, ia pun mulai akrab dgnku... Kadang ia terbang ke angkasa tp kmdn kembali betengger di atas lenganku. Aku mulai tergoda seolah ingin memiliki selamanya.
Sesekali ia menatap mataku dalam keraguan….. spertinya ia mragukan ttg ketulusanku. Kadang aku bersumpah dalam bahasa binatang bhw aku betul2 ikhlas merawatnya.
Kadang kukuras suruh asa agar ia bisa mengerti bahasa batinku. Kupakai bahasa yang kira-kira sanggup ia pahami namun akalnya yang hijau masih tetap meragukanku.
..Ntah knapa beberapa hari kemudian, ia mengepakkan 1000 x sayapnya terbang dan hinggap ke dahan yang lain. Namun sejak kecil aku dilatih untuk mengikhlaskan segala sesuatu terjadi. (bercambung…)
MeRpati Episode ke-2 (kedua..),
Beberapa hari ia begitu menikmati lingkungan baru saat ia hingap di dahan yang lebih kokoh...
Sesaat kutermenung dlm penantian. Kuharap ia bisa kembali dengan berita baiknya. Namun ia belum juga datang mengetuk pintu rumahku. Ntah knapa tiba-tiba kepakan sayapnya mengharumkan ruanganku. Gayung bersambut, ia pun datang.
Sesaat ia melompat mendekatiku, Kulihat matanya berkaca-kaca. Cermin hatinya begitu kabur, pipinya membiru. Kaki yang dulunya indah saat ini membengkak seperti cakar elang seolah ingin mencengkram sesuatu.
Ia tak lagi selembut dulu. Bathinku seolah berkata, ada sesuatu yang hilang pada dirinya. Ternyat benar……, (bersambung….)
Selasa, 01 Maret 2011
EFEK DOA...
PrAYer is the most powerful form of energy one can generate… Prayer is a force as real as terrestrial gravity, it supplies us with a flow of sustaining power in daily lives…
Doa adalah bentuk energy paling kuat yang seseorang dapat hasilkan. Doa adalah tenaga yang sama tarikannya dengan grafitasi bumi…, Ia membekali kita arus kekuatan yang terus-menerus dalam hidup sehari-hari.
KARENA DOA...
yang jauh akan mendekat
yang sulit akan jadi mudah
yang keras akan jadi lunak
yang marah akan tersenyum
yang Lemah akan jadi kuat
yang murung akan ceria
KARENA DOA...
yang membenci akan mencintatai
yang kerja keras akan sukses
yang menanam akan menuai hasil
yang hilang akan ketemu
yang berpisah akan bersatu
yang putus akan tersambung
KARENA DOA...
yang bodoh akan jadi alim
yang manis akan jadi rajin
yang hitam akan jadi putih
yang celaka akan beruntung
KARENA DOA...
musibah akan jadi rakhmat
kutukan akan jadi ampunan
keangkuhan akan jadi kerendahhatian
kemiskinan akan menjadi kekayaan
DOA adalah spirit keTuhanan dalam Jiwa Manusia...
(by: Nasri Abduh, Januari 2011)