Sabtu, 04 Oktober 2014

TELAGA Al FATIHAH


Telah turun tujuh ayat ke Bumi 
dari Arasy Tuhan Yang Agung nan Suci
Telah turun Surah yang mulya lagi diberkahi
Yang berhubungan tanpa tirai dengan Pencipta

Adakah manusia mengetahui bahwa kalimat-kalimat ini
mengandung seribu lapis makna dan hikmah
Adakah manusia mengetahuinya bahwa
Ia mengandung seribu penawar bagi penyakit hati
Kesempurnaannya menunjukkan ketauhidan dan
kepasrahan tertinggi dalam makrifah

Wahai seluruh insan..!,
sesungguhnya akar dari pedihnya tubuh ada pada sakitnya hati
Keangkuhan dan keserakahan adalah cabang-cabangnya.
Sifat Bakhil dan cinta dunia adalah ranting dan daun-daunnya
Basulah wajahmu.., usaplah tangan dan kakimu
dengan air hujan dari langit Rahmat

Wahai sahabatku..! Fa ‘aina tadzhabun…
Hendak kemanakah kalian berjalan
Berangkatlah menjemput Penawar pada Telaga Al Fatihah
dalam Qalbu orang-orang shaleh dan Ikhlas
Bersimpuhlah dan memohon Ridho di hadapan-Nya,
agar mereka memberimu meski seteguk air
dari telaga keabadian,
agar kerongkongan batinmu yang kering dan resah kembali basah dan pulih

Wahai Yang maha pengasih dari semua yang mengasihi
Yaa.. Nuur FauQa Qulli Nuur, Yaaa Hafidz…!
Duhai Cahaya di atas segala Cahaya, Duhai Yang Memelihara
Peliharalah kami dari gangguan dan tipu daya Dunia

(Muhammad Nasri Abduh, 24 Juni 2012)

Jumat, 03 Oktober 2014

Bincang-Bincang FB-01

Makassar, 19 September 2014
Seberapa besar pun kekuatan "ruh" & bodi itu, pasti ia punya batas, pada titik tertentu ia pasti mengalami kelelahan dan butuh waktu untuk hibernate/refresh (istirahat sejenak). sedangkan yang SATU ini tidak pernah lelah dan ngantuk dalam keadaan bagaimana & apapun. Yang ingin sy bahas bukan persoalan perintah maupun laranganNya atau surga dan nerakaNya. Tp inner power (cahaya) pada diri manusia itu berasal dari yang SATU ini. Siapa sj yang melepaskan tali kepadaNya pasti ia kan "hancur" seberapa besar & kuatpun kekuatannya... (eNtekamma..?)