Minggu, 15 Juli 2012

MARS REMAJA-PEMUDA MASJID


Wahai sahabat gabunglah dengan kamiiii
Majelis ilmu dan Qiraat Alquran
Dekatkan diri pada ilahi Rabbi
Cinta pada Nabi dan AlQuran Suci
Cobaaa ikhlaskan hati karena Allah        
Agaar tercuraaah rahmat-Nya pada hati
Berbuuuat amal ntuk tujuan akhiiir
Peduuuli bangsa dan masyarakat kita
Wahai Remaja jangan lupa si Yatim        ( refrain )
Berderma  pada Si FaQir dan Si Miskin
Smooooga kelak dapat syafaat Allah
Wahai Sahabat salamlah pada Nabi
Allahumma Sholli ala Muhammad Ya Rabbi Sholli alaihi Wassalam
Allahumma Sholli ala Muhammad Ya Rabbi Sholli alaihi Wassalam
Allahumma Sholli ala Muhammad Ya Rabbi Sholli alaihi Wassalam

Wahai Cahaya Sinari jiwa kami
Engkaulah Allah tempat kami memohoon
Tempaaat berlindung, tempat kami bersandaaaar
Tak satu pun jua yang dapat serupai
Engkaulah Cahaya di aataas Cahaya
Pelita Ruhani pada Alam semesta
Sinaar petunjuk bagi yang mendekatii
Obat penawar bagi yang sakit hatiiii…

Senin, 02 Juli 2012

Air Mata Tuhan


Air Mata Tuhan…

Aku Merindukan-Mu Kasihku
Dimanakah Engkau..?

Kucari Engkau dalam Acara Haul para Aulia dan Ambiya
Kumasuki majelis-majelis dzikir
Kulihat jamaah histeria menyebut-nyebut
namaMu yang Agung nan Indah
Namun aku tidak menemukan-Mu di tempat itu

Kulangkahkan kakiku masuk ke masjid-masjid
Kubuka lembaran-lembaran firmanMu yang Suci
Kuhadapkan wajahku pada mimbar khotbah para imam
Kurapatkan lutut dan dahiku seraya bersujud
Namun aku pun tak merasakan kehadiranmu

Kupacu kendaraanku..,Kutemui Mursyid ku…
Kucoba menatap wajah dan menghirup aroma tubuhnya
Aku pun mereasa gersang dengannya
Kuputuskan ke mal-mal tempat berkumpulnya manusia
Kulihat pantat, kuraba kelamin dan payudara perempuan
Akalku tercemar, Birahiku meningkat
Namun aku pun tak merasakanmu di sana

Akhirnya………!
Ku berlari pulang ke rumah…
Kulihat seorang perempuan dan bocah kecil 4 bulanan menangis
Kutengok di sebelah kanan dekat sumur ayahku
Seorang perempuan tua sedang membersihkan pakaian
Ia bangkit menyapaku dengan wajah sedih
dan mata yang berbinar-binar
bibirnya bergetar seraya bertanya “Dari mana saja kamu anakku”..?
Satu katapun tak terucap sebagai jawaban

Kubuka pintu kamarku, kulihat wajahku pada cermin
Hatiku sedih, Air mataku pun mengalir
Kurasakan kehadiran-Mu wahai kasih yang paling pengasih
Aku seolah melihat Engkau
dalam air mataku dan air mata mereka

(Makassar, 2 Juli 2012)