Selasa, 23 November 2010

....SeLamat Datang di KoTa ILmu....



"A room without books is like a body without soul". Sebuah ruangan tanpa buku bagaikan tubuh tanpa jiwa. ( ......................... )

... WaRisAn ....

Sebuah tradisi yang kita wariskan harus dikawal dalam waktu yang lama. Yang mengawal pun harus mempunyai misi profetis yang betul-betul ingin berkorban jiwa dan raga untuk kemajuan sebuah masyarakat, meskipun itu hanya di lingkungan domisilinya.

Sebuah tradisi yang akan kita wariskan harus mempunyai teladan pun kawan, misi kerasulan harus kita sampaikan secara bersama dalam sebuah team work yang solid. Pondasinya adalah keikhlasan, bukan untuk mencari popularitas, ingin dipuji atau untuk tujuan sosial semata.

Sebuah tradisi yang kita wariskan harus mempunyai landasan ketauhidan dan kemanusiaan yang sifatnya ferenial, berlaku sepanjang sejarah peradaban manusia. Pengawal tradisi itu pertama-tama harus mampu menggerakkan manusia sekelilingnya melakukan internal movement, inner journey – perjalanan ke dalam lubuk hati manusia, mengetuk nurani, membongkar kesadaran palsu dan menggerakkan pikiran yang rasional.

Mengawal pohon tradisi yang akan kita wariskan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Akarnya adalah ketulusan, batangnnya adalah kesabaran, pupuknya adalah asa yang tidak pernah luntur dan buahnya harus ditunggu bertahun-tahun bukan dalam hitungan hari atau pun bulan. Tradisi Qurani yang dijalankan Rasulullah berjalan hampir 23 tahun, “setelah meneteskan darah dan keringat dari sebuh masyarakat yang jahiliah.”

(by. NasRi AbduH)

Kamis, 18 November 2010

CundekKe-3

….KU TAK PAHAM TEKA-TEKI INI….

Ntah Kenapa..?
MenTari itu tiba-tiba meredup
Cahayanya tak seTERang yang lalu.
Air wajahnya begitu berubah
Ada rahasia yang tak mampu kupecahkan
Ntah Kenapa awan hitam telah menyelimuti langit batinku
Merana mendengar berita itu...
Runtuh rasanya dinding-dinding perasaanku
Ketika ia terbang dan hinggap di dahan yang lain

Ntah apa yang kualami …?
Bulan ini bulan Yang Mulia.
Saat untuk menghimpun Bekal
Ku kuras asa tuk menghindarinya
Namun bayang-bayangnya tetap selalu ada

Kumulai goreskan kata-kata indah di kertas pikiranku
Agar dapat melukis kenangan indahku bersamanya
Kadang ia jatuh di dekapanku namun sekejap menghilang
Ntah knapa aku begitu merindukannya.

(by. NasRi Abduh)

CundekKe-2


...PeLanconG...

Engkau datang dari negeri yang jauh...
Tiba di Kota dan mengetuk pintu rumahku...
Assalamu 'alaikum, kata itu keluar dr bibir manismu
Telingaku seolah mendengar seruling Daud yang menghentikan kicauan burung... sesaat aku termenung entah harus menjawab apa. Wa'alaikum salam kataku. Masuklah Ibu...
Wajah itu tidak begitu cantiK. tapi ketika tersenyum, Ia bagaikan RaTu Balqis. Usianya masih belia namun cakrawala pemikirannya melambung jauh melebihi zamannya. Auranya berkilauan bagai permata di Zamrud Khatulistiwa...
Ibu.., engkau datang bertamu dan pulang begitu cepat...
Tuhan Yang MuLia apa maksud smua ini. Teka Teki ini terlalu rumit ntuk kupecahkan. Apakah kuharus menunggu jawaban, ato membiarkannya berlalu bersama angin.
Wallahu 'alam Bisshowab... (Tuhan, Tunjuki aku Jalan.!)

(by. NasRi Abduh)

CundeKKe-1

Entah.. Knapa hatiqu begitu sedih. Akalku menjadi hijau dan jiwaku memerah. Semuanya menjadi kecil & kabur. Perlahan ia MenyusuT bagai Tumbuhan yang tak pernah menyentuh sinar menTaRi.
Oh... Bulan yang sempuRna...
Nisyfu Sya'ban perlahan mulai mengecil, Menghitung Mundur hingga ia menghilang dan memunculkan titik 1 RaMadhan.
Oh..Lilin Kecilku, datanglah dekatku sinari kegelapan hatiqu. ajaklah diriku mendekat kepangkuan Tuhan, meredam dahaga kerongkonganku dan nafsuku.
Lilin KeciLku.., Tubuhmu tlah mengecil, sebentar lagi cahayamu kan meredup. Tp kuyakin Tuhan Yg Agung kan menggantikan karna Engkau telah menerangi kegelapan jiwaku.
Oh.... Lilin Kecilku. Terbanglah dengan sayap cintamu. Hinggaplah ke dahan pohon yang engkau sukai. karna

(by. Nasri AbduH)

Rabu, 10 November 2010

PerpusTaKaanQu



Perpustakaan adalah tubuhku
Membaca adalah jiwaku
Tikamlah Tubuhku
Tapi jangan ambil jiwaku

Kan kubangun Perpustakaan Perpustakaan baru
karena nafasku adalah membaca

(by: NasRi Abduh)

Selasa, 02 November 2010

"Low Profile" Sifat Dasar para ILmuan

Telah kuarungi sedikit dari Sungai Pengetahuan Tuhan
Kudapati peminatnya begitu sedikit. . Gerbangnya sebesar lubang Jarum (needle gate). Mereka yang Takabbur akan tersingkir

Desa PengeTahuanKu


ini hanya catatan-catatan kecil dari pikiranku
tak ada yang menakjubkan
tak ada yang istimewa
tak ada yang bisa dibanggakan

Kadang hanya berisi ukiran-ukiran perasaanku pada seorang perempuan. Kadang juga hanya lukisan imajiku terhadap kebutuhanku akan Tuhan.
Telah Kering kerongkongan jasmaniku, tlah faqir jiwaku. aku terpana oleh Kebesaran-Mu Tuhan..! Bukan karena bencana yang engkau tlah timpakan kepada kami. Tapi Keagungan Akhlakmu mengurus hamba.

(by. NasRi Abduh)